Jumat, 11 Oktober 2013

Indonesia-Korea Selatan Saling Tebar Ancaman

Posted by mcondrolukito blog

Indonesia-Korea Selatan Saling Tebar Ancaman
Kualifikasi Piala AFC U-19, Indonesia vs Korea Selatan (Liputan6.com)
Liputan6.com, Jakarta : Setelah melewati dua laga awal dengan sempurna, akhirnya tim nasional Indonesia akan bertemu dengan Korea Selatan di partai ketiga babak kualifikasi grup G Piala AFC U-19, Sabtu (12/10/2013). Bertempat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, kedua tim akan saling gempur demi memperebutkan status sebagai penguasa klasemen.

Sebagai tuan rumah, Indonesia tentu memiliki motivasi berlebih jelang hadapi laga sengit ini. Dengan dilatih Indra Sjafri, skuat Garuda Jaya diprediski bisa meladeni permainan Korsel yang tahun lalu mampu merebut status sebagai juara di ajang ini.
Indonesia tentu tak mau kalah. Dengan keberhasilan mereka menjuarai kompetisi AFF U-19 September lalu, Evan Dimas dan kawan-kawan diyakini bakal tampil ngotot demi mewujudkan ambisi lolos ke turnamen level Asia. Tapi satu yang wajib jadi catatan, Korea Selatan datang dengan dilabeli sebagai negara yang rajin mengikuti gelaran Piala AFC U-19.
Dengan tingkat konsistensi yang tinggi, Korsel akhirnya mampu menjadi negara yang paling banyak menjuarai ajang ini. Sejak digelar pada 1954 lalu, Tim Negeri Ginseng sudah menyabet 12 gelar juara. Catatan tersebut tentunya bisa dijadikan sebagai cerminan agar Timnas Indonesia tak bermain terlalu percaya diri di laga nanti.
Sejumlah nama yang biasa jadi andalan di beberapa laga terakhir diprediksi bakal kembali diandalkan. Dari kubu Indonesia ada Evan Dimas, Ravi Murdianto, Putu Gede Juni Antara, Ilham Udin, Paulo Oktavianus Sitanggang, dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh. Sementara Korsel, mereka sepertinya akan mengandalkan Lim Seunggyeom, Shim Jehyeok, Hwang Hee Chan, Seol Taesu, dan Choi Jaehun sejak menit pertama.
Bagi pelatih Indra Sjafri, Korsel merupakan tim kuat. Namun ia yakin timnya bisa mengalahkan skuat besutan Kim Sangho. "Kami hanya ingin mengalahkan Korsel. Janganlah dilihat dari agresifitas gol. Sebab kami yakin bisa mengalahkan mereka," tegas Indra saat jumpa pers seusai laga menghadapi Filipina, Kamis (10/10/2013) malam WIB.
Saat ini, Korsel masih memuncaki klasemen grup G. Kendati demikian, perolehan poin mereka sama dengan yang dimiliki Indonesia. Baik Korsel maupun Indonesia, keduanya sama-sama mengantungi enam poin hasil dari dua kemenangan yang sudah diraih.
Namun Korsel sedikit lebih baik soal torehan gol. Mereka bisa menceploskan sembilan gol memasukkan banding satu gol kemasukkan. Sementara Indonesia baru bisa mencetak enam gol dengan tanpa sekalipun kebobolan.
Jika saja bisa menang, maka tim Merah Putih berhak menggeser Korsel dari posisi puncak. Namun andaikata sebaliknya, maka Indonesia tak boleh sampai mengalami kekalahan telak. Sebab menurut peraturan, dari sembilan grup hanya akan ada enam negara runner up yang bisa diajak melaju ke fase selanjutnya.

Sumber: http://bola.liputan6.com/read/717199/indonesia-korea-selatan-saling-tebar-ancaman?wp.trkn

Kamis, 10 Oktober 2013

Lawan Filipina, Timnas U-19 Simpan 2 Gelandang

Posted by mcondrolukito blog

Lawan Filipina, Timnas U-19 Simpan 2 Gelandang
Sejumlah Pemain Timnas U-19 (Antara/Ismar Patrizki)
Liputan6.com, Jakarta : Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Indra Sjafri, berencana menyimpan dua pemain gelandangnya saat bertemu Filipina dalam lanjutan Pra-Piala Asia U-19 Grup G, Kamis (10/10/2013) besok. Siapa 2 gelandang itu?

"Evan Dimas dan Zulfiandi kemungkinan akan disimpan saat melawan Filipina nanti," kata Indra di Lapangan C Senayan, Jakarta, Rabu (9/10/2013) kepada wartawan.
"Saya ingin melihat, apa ada pengaruhnya bagi tim jika kedua pemain tersebut tidak diturunkan."
Meski begitu, Indra tetap membawa kedua pemain tersebut sebagai cadangan. "Kita lihat saja besok bagaimana. Kalau memang mereka berdua perlu dimainkan, tentu akan saya mainkan. Tapi yang jelas, keduanya tidak masalah kalau pun harus diistirahatkan dulu," ucap pelatih asal Sumatra Barat itu.
Kedua gelandang tersebut merupakan pilar utama Skuat Garuda Jaya, khususnya Evan Dimas. Gelandang berusia 18 tahun itu merupakan kapten tim dan juga kreator serangan tim. Lebih dari itu, pemain berusia 18 tahun itu juga tajam dalam mencetak gol. Buktinya, ketika di Piala AFF 2013, Evan mengoleksi lima gol dan menyumbang satu gol saat menang 4-0 melawan Laos, Selasa 8 Oktober kemarin.
Sebagai penggantinya, Indra kemungkinan akan menurunkan Paulo Sitanggang sebagai starter. Pemain yang dijuluki super sub tersebut tampil memukau saat melawan Laos dan menyumbang satu gol.
"Semua pemain harus menjadi jendral di lapangan. Tidak bagus kalau tim tergantung hanya pada satu atau dua pemain saja. Semua harus bisa jadi jendaral. Tetapi tidak bisa dipungkiri juga kalau kedua pemain itu (Evan dan Zulfiandi) membuat tim menjadi bagus," ujar Indra.

Sumber: http://bola.liputan6.com/read/715985/lawan-filipina-timnas-u-19-simpan-2-gelandang

Rabu, 09 Oktober 2013

Duh... Sudah Kalah Telak, Pemain Laos Cedera Parah

Posted by mcondrolukito blog

Duh... Sudah Kalah Telak, Pemain Laos Cedera Parah
Indonesia vs Laos (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Liputan6.com, Jakarta : Tim nasional Laos harus mengakui keunggulan timnas Indonesia di laga pembuka AFC Cup U-19. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Selasa (8/10/2013), Laos harus kalah 0-4 dari Indonesia. Selain itu, Laos juga membawa sedikit `bencana` untuk pertandingan kedua nanti.

Tiga pemain dipastikan tak akan tampil kontra Korea Selatan. Mereka adalaah Phithack Kongmathilath dan Xouxana Sihalath karena kartu merah. Satu nama lagi yaitu pemain bernomor punggung 10, Sonevilay Sihavong karena cedera.
Rupanya nama pemain terakhir menambah daftar cedera para pemain Laos. Hal tersebut dikonfirmasi oleh asisten pelatih Laos sendiri, Phoutpasong Sengdalavong saat pertandingan usai.
"Ya, Sihavong cedera parah, dia harus mengalami patah jari kaki sebelah kanan. Tapi sekarang dia sudah berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," ujar Sengdalavong.
"Pertandingan berjalan sangat keras dan membuat para pemain cukup lelah dan banyak cedera," tambahnya.
Ini membuat Laos kembali menghadapi badai cedera. Sebelumnya ada tiga pemain yang sudah cedera sebelum laga. Ketiga pemain tersebut merupakan pemain penting bagi Laos pada ajang Piala AFF 2013 lalu, dimana salah satunya adalah kapten tim mereka, Lembo Saysana.
Lembo Saysana sendiri adalah pemain paling produktif saat AFF lalu. Ia mencetak tiga gol bagi Laos pada ajang tersebut. Sedangkan dua pilar lain dari Laos adalah Phoutthasay Khochalern yang berposisi sebagai gelandang, dan Soukthavy Soundala yang merupakan penjaga gawang utama mereka di AFF U-19 lalu. (Def)


Sumber: http://bola.liputan6.com/read/715151/duh-sudah-kalah-telak-pemain-laos-cedera-parah