Senin, 14 Oktober 2013

Jacksen: Lawan China, Indonesia akan Lebih Agresif

Posted by mcondrolukito blog

Jacksen: Lawan China, Indonesia akan Lebih Agresif
Sejumlah Pemain Timnas Senior (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Liputan6.com, Jakarta : Pelatih Timnas Senior Indonesia Jacksen F Tiago menyatakan skuatnya telah siap menghadapi Cina pada lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10/2013) malam. Pelatih asal Brasil itu mengungkapkan Boaz Solossa dan kawan-kawan akan bermain lebih agresif.
"Sejauh ini kami tetap akan bermain normal saja, ya seperti gaya tim ini sebelumnya. Dengan dukungan mobilitas pemain yang tinggi kami ingin bermain lebih agresif," kata Jacksen di sela-sela sesi latihan seperti dilansir Goal, Senin (14/10/2013).

Seperti diketahui, Jacksen mempersiapkan skuatnya kurang dari segi bertanding. Laga terakhir timnas senior adalah saat mengalahkan Filipina beberapa bulan lalu. Meski demikian, Jacksen mengaku sudah mengantisipasi permainan China yang cepat di kedua sisi dan mengirimkan umpan ke kotak penalti. "Permainan bola lambung China harus diwaspadai. Kami sudah melakukan simulasi untuk mengantisipasi hal tersebut," ucapnya.
Sementara itu, pemain sayap China, Wu Lei, mengakui timnya memang unggul dari segi fisik dan akan memanfaatkan hal tersebut. "Kami tahu kami unggul di postur tubuh, pasti kami akan memanfaatkan bola-bola atas untuk mengalahkan mereka (Indonesia)," ujar Wu Lei.
Selain Wu Lei, Indonesia patut mewaspadai Zheng Zhi (gelandang) dan Yu Dabao (striker). Juga perlu diingat bahwa Indonesia akan main tanpa dukungan penonton di stadion lantaran sanksi pihak AFC.

Sumber: http://bola.liputan6.com/read/719420/jacksen-lawan-china-indonesia-akan-lebih-agresif?wp.trkn

Minggu, 13 Oktober 2013

Ini Dia Bukti Evan Dimas Pernah Rasakan Atmosfer Barcelona

Posted by mcondrolukito blog

Ini Dia Bukti Evan Dimas Pernah Rasakan Atmosfer Barcelona
Evan Dimas (twitter/DimassSeno)
Liputan6.com, Jakarta : Evan Dimas lahir pada 13 Maret 1995 adalah pemain remaja yang bertalenta sebagai playmaker. Bergabung SSB Mitra Surabaya sejak 2007, ketika usianya masih 12 tahun. Daya jelajahnya tinggi, ke mana bola lari hampir selalu dia ada di sana. Kaki kiri dan kanannya hidup.

Ternyata ada yang menarik dari sosok pria yang mengidolakan Xavi Hernandez itu. Sebelum menjadi kapten timnas, ternyata dia selalu ikut di setiap even seleksi pemain sepakbola dan tak pernah absen mengikutinya.
Salah satunya menjuarai HKFA International Youth Invitation Tournament di Hongkong, awal 2012 silam. Evan Dimas juga mewakili Indonesia sebagai pemain yang mendapat pelatihan di Barcelona dan mendapat bimbingan langsung pelatih Josep ''Pep'' Guardiola.
Itu dibuktikan dalam foto yang beredar di dunia maya twitter, Sabtu (12/10/2013) setelah Indonesia menang atas Korea Selatan dalam penyisihan Grup G Piala Asia U-19. Evan Dimas terlihat berfoto bersama dengan para pemenang lainnya dari seluruh dunia.
Selain itu, dia juga mendapat kehormatan berfoto berdampingan dengan pemain Barca ketika itu Thiago Alcantara. Selain Thiago, dalam foto itu ada juga Alexis Sanchez dan Sergio Busquets.
Pemain berusia 17 tahun asli Surabaya ini disebut-sebut sebagai penerus Andik Vermansyah. Evan menjadi bagian tim PON Jawa Timur mulai diperkenalkan di tim senior Persebaya walau masih berstatus magang. (Ary)

Sumber: http://bola.liputan6.com/read/718650/ini-dia-bukti-evan-dimas-pernah-rasakan-atmosfer-barcelona

Sabtu, 12 Oktober 2013

Ruuaarrr Biasa... Bungkam Korsel, Indonesia Lolos ke Piala Asia


Posted by mcondrolukito blog


Ruuaarrr Biasa... Bungkam Korsel, Indonesia Lolos ke Piala Asia
Korsel vs Indonesia (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Liputan6.com, Jakarta : Luar Biasa! Tim nasional Indonesia U-19 berhasil menang 3-2 (1-1) atas Korea Selatan pada laga terakhir penyisihan Grup G Pra Piala Asia U-19 2014 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/10/2013). Dengan kemenangan ini, Garuda Jaya mendulang sembilan (9) poin dan keluar sebagai juara grup yang berarti lolos langsung ke putaran final Piala Asia 2014 di Myanmar.

Menghadapi Korsel, Ravi Murdianto dan kawan-kawan tampil trengginas. Tim besutan Indra Syafri tak kenal lelah menggempur pertahanan Taegeuk Warriors. Kapten Evan Dimas jadi pahlawan dengan melesakkan hat-trick.
Meski sempat tertekan di menit-menit awal, namun Tim Merah Putih berhasil unggul lebih dulu pada menit 31. Melalui skema serangan balik, Ilham Udin mengirim umpan dari sisi kiri ke mulut gawang. Evan langsung masuk ke kotak penalti dan melepas tembakan yang menjebol gawang kiper Lee Tae.
Selang semenit, Korsel langsung bereaksi. Taegeuk Warriors mendapatkan hadiah setelah Hansamu Yama Pranata melanggar Kim Shin di kotak penalti. Seol Taesu yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya. Ia melepas tembakan ke pojok kiri bawah gawang.
Di babak kedua, semangat tinggi kembali ditunjukkan Garuda Jaya. Serangan demi serangan terus dibangun Putu Gede dan kawan-kawan. Hasilnya, dua gol tambahan lahir dari kaki Evan Dimas.
Pada menit 49, diawali dari kerja keras Maldini Pali di sisi kanan. Pemain nomor punggung 15 itu kemudian melepas umpan yang langsung ditembak Evan, masuk ke gawang Korsel. Skor 2-1 untuk Indonesia. Korsel giat mencari gol balasan.
Di tengah-tengah tekanan lawan, di menit ke-85, Evan Dimas mencatatkan hat-trick setelah mendapat umpan dari Muchlis Hadi. Sepakan kaki kiri Evan ke tiang jauh gagal dijangkau kiper Korsel. Namun, tiga menit kemudian, Korsel mampu memperkecil ketinggalan menjadi 2-3. Di sisa waktu, Evan Dimas dkk mati-matian mempertahankan keunggulan. (jnp)
Susunan Pemain
Korea Selatan: 18-Lee Taehui; 5-Pak Mingyu, 6-Lim Seunggyeom, 7-Kim Jeongmin, 33-Hwang Kiwook; 11-Hwang Hee Chan, 13-Seol Taesu, 22-Choi Jaehun; 34-Lee Gwanghyeok, 42-Kim Shin, 43-Sim Jehyeok
Indonesia: 1-Ravi Murdianto; 2-Putu Gede, 5-Muhammad Fatchu, 13-Muhammad Sahrul, 16-Hansamu Yama Pranata; 6-Evan Dimas Darmono, 8-Muhammad Hargianto, 15-Maldini, 19-Zulfiandi; 20-Ilham Udin; 10-Muchlis Hadi Ning

Sumber: http://bola.liputan6.com/read/718635/ruuaarrr-biasa-bungkam-korsel-indonesia-lolos-ke-piala-asia